Jumat, 21 Maret 2014

JURNAL REVIEW

KOMENTAR
A.    PEMILIHAN JUDUL PENELITIAN
Pemilihan judul dalam penelitian ini sudah tepat, karena: pertama judul penelitian ini memang layak dan penting untuk diteliti (necessary), kedua, judul dalam penelitian ini didasarkan pada kenyataan dilapangan yang menunjukkan adanya permasalahan. Masalah adalah suatu keadaan yang bersumber dari hubungan antara dua faktor atau lebih yang menghasilkan situasi yang manimbulkan tanda-tanya dan dengan sendirinya memerlukan upaya untuk mecari suatu jawaban (Guba, 1978). Masalah dalam penelitian ini telah memenuhi definisi yang dikemukakan oleh Guba diatas.
B.    PENGGUNAAN TEORI
Pemilihan teori dalam penelitian ini sangat sesuai dengan masalah penelitian, dengan kata lain teori-teori yang digunakan oleh peneliti telah memenuhi syarat sebagai bentuk sensitivitas teori (apreori).
C.   METODE PENELITIAN
Lagkah-langlah yang dilakukan oleh peneliti (mengidentifikasi perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)) untuk penentuan subjek penelitian sudah sangat tepat, mengingat: pertama, mapping dalam penelitian kualitatif merupakan alat bantu dalam memilih dan mengelompokkan subjek penelitian, sehingga subjek benar-benar representative dengan tujuan penelitian, dimana dalam penelitian ini peneliti menggunakan Spatial Mapping. Menurut Neuman (2003) dalam Koentjoro (2007) ada tiga jenis Mapping, Yaitu Spatial Mapping, Social Mapping dan Temporal Mapping. Kedua, teknik sampling yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah sampel purposive (Koendjoro, 2007).
Pemilihan teknik snowball juga sudah tepat mengingat jumlah populasi penelitian yang begitu banyak, penggunaan teknik snowball akan membantu peneliti dalam memperoleh subjek penelitian yang sesuai dengan kriteria dan tujuan penelitian.
Penggunaan observasi dan wawancara mendalam dalam penelitian ini sangat sesuai dengan pendapat Marshall dan Rossman (1989), menurut Marshall teknik-teknik dasar yang digunakan dalam penelitian-penelitian kualitatif untuk mengumpulkan data adalah observasi dan wawancara mendala (indeth interviewing).
Penggunaan observasi selain penggunaan wawancara dalam penelitian ini merupakan kelebihan tersendiri, karena penggunaan observasi dapat digunakan sebagai alat rechecking atau pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh melalui wawancara (Koentjoro, 2007).
D.   ANALISIS DATA

Analisis data dengan cara memahami makna fenomena sosial (phenomenology) dari kacamata Psikologi Sosial dan budaya Madura merupakan kelebihan tersendiri bagi penelitian ini. Kelebihan utama dari pendekatan fenomenologis ini adalah bahwa fenomenologi melatar depani pengalaman individual, dan dengan demikian memberikan suatu “ruangan” atau suatu “suara” untuk pengalaman nyata dari orang-orang yang berbeda, yang tidak secara mencukupi diwakili atau dianalisis oleh metode-metode yang menggunakan statistik dari sample yang besar, seperti percobaan terkendali yang dirandom, atau suvey epidemologis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar